Yamaha Harus Waspada Dengan Market Big Skutiknya

images (22).jpg

Halo..apa kabar?

Minat masyarakat terhadap big skutik dalam hal ini skutik ber cc 150 ke atas dengan harga terjangkau makin besar…. terutama setelah Yamaha meluncurkan Nmax yang fenomenal, bentuk layaknya big skutik namun dengan harga yang relatif masuk akal… Nah Yamaha tentu harus menjaga momentum ini menurut analisa abal abal ala blog ini ada baiknya Yamaha mengeluarkan skutik sejenis namun dengan jenis yang sedikit berbeda…maksudnya?

Ya jika dengan Nmax Yamaha sudah bisa mendulang sukses bagaimana jika mereka juga mengeluarkan Smax? Loh kenapa Smax? Alasannya “dek rata” hahaha….yup, harus disadari saat ini pesaing Nmax adalah Vario 150 yang cukup laris…salah satu “fiturnya” adalah dek rata….. Nah bayangkan jika gaya berkendara ala big skutik namun dengan dek rata apa ngga asik tuuuh….lagipula fitur Smax akan amat sangat menarik bagi calon konsumen…apalagi jika dirakit lokal untuk menekan harga jual….beeeeegh……

Naah…mari kita lihat seperti apa fitur Yamaha Smax yang beredar di luar sana…

Sebetulnya praktis tidak ada perbedaan spesifikasi antara Majesty S dan SMAX. Keduanya, sama-sama mengandalkan mesin 155 cc, SOHC, berpendingin cairan, injeksi. Skuter menengah ini akan menantang Honda PCX dan Suzuki Burgman 200.

1736585SMAX-3780x390.jpg

Kapasitas
Dari segi kapasitas mesin, SMAX memang lebih kecil 45 cc ketimbang Suzuki Burgman. Tetapi, otomatis punya banderol lebih murah. Jika dibandingkan dengan Honda PCX, harganya lebih mahal sampai 200 dollar AS (Rp 2,4 juta).

Yamaha SMAX disiapkan untuk mengisi segmen menengah di bawah Majesty 400. Menurut sumber internal Yamaha, dilansir MotorcycleDaily, sepeda motor ini pernah dites oleh biker dengan tubuh tambun dan berhasil mencapai kecepatan 87 mph atau 140,01 kpj.

Kapasitas tangki mencapai dua galon atau 7.5 liter menawarkan jarak tempuh yang panjang dengan estimasi rata-rata konsumsi 81 mpg (34,4 kpl). Bobot Yamaha SMAX 328 pound (148,7 kg) juga lebih ringan ketimbang Burgman yang 359 pound (162.8 kg). Tapi, Suzuki sudah membekali ABS untuk Burgman, sementara Yamaha masih menggunakan rem standar.

Pelek
Kompetisi ketat justru akan diperoleh dari Honda PCX, karena banderolnya yang relatif sama. Bobot jagoan Honda lebih ringan 42 pound (19,05 kg) ketimbang SMAX. Klaim rata-rata konsumsi bahan bakar juga jauh lebih baik. Ukuran pelek 14 inchi milik PCX juga akan terasa lebih nyaman ketika lewat jalan rusak atau berlubang ketimbang 13 inci dari Yamaha.

Tapi, dari segi kapasitas bagasi, Yamaha jauh lebih lapang dengan 32 liter sedangkan PCX cuma 25 liter. Kedua skuter ini sama-sama tidak membekali ABS, tetapi Honda punya sistem CBS (combie brake system) yang dikenal lebih baik ketimbang rem standar.

Yamaha segera memasarkan SMAX mulai November di AS dengan banderol 3.690 dollar AS (Rp 44,36 juta), sedikit lebih mahal dari PCX, tetapi terpaut jauh hingga 1.300 dollar AS (Rp 15,62 juta) daripada Burgman.

Gimanaa??? Menarik bukan? Dengan gosip gosip yang beredar mengenai kode B56 dari Yamaha…berharap saja Yamaha tidak mengecewakan dan meluncurkan Smax sebagai pendamping Nmax…..

1743493SMAX-bagasi2780x390.jpg

1742199SMAX-bagasi780x390.jpg

Advertisements

2 responses to “Yamaha Harus Waspada Dengan Market Big Skutiknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s