Kalau Sebelum Ini Motor Standar Pabrik Ditilang, Maka Berikutnya Mobil Dengan Roof Box Jadi Incaran

SUV_roof_box.JPG

Halo…apa kabar?

Sebelum ini banyak beredar berita mengenai penerapan PP No. 55 Tahun 2012 yang sepertinya asal dan seenaknya karena pasal pasalnya yang ambigu. Belum lagi pemahaman aparat yang tidak merata di pelosok negeri (atau mungkin memang dijadikan ajang cari duit?). Alih alih menjamin keselamatan bersama baik itu pengguna kendaraan bermotor maupun orang orang di sekitarnya ini malah membuat pengguna kendaraan bermotor jadi was was takut dicari cari kesalahannya….

Bagaimana tidak was was? Lha wong lampu led standar pabrik ditilang, spakbor pendek standar pabrik ditilang…..kan bahaya…. Belum lagi modifikasi asesoris pnp yang bisa saja jadi incaran aparat….

Nah setelah kendaraan roda dua maka sekarang yang diincar kendaraan roda empat… Menurut berita dari Autobild.co.id bahwa sudah ada penindakan terhadap mobil yang menggunakan roof box…namun sayang tidak dijelaskan di daerah mana penindakan tersebut terjadi…

Berikut kutipan beritanya:

Peraturan terbaru pihak Kepolisian Lalu Lintas menyorot tajam aturan mengenai modifikasi kendaraan baik mobil dan motor. Meski berdalih utuk menertibkan, langkah penegak hukum dianggap sebagi bentuk pengekangan terhadap kreatifitas individu atas mobilnya sendiri. Di antaranya adalah Peraturan Lalu Lintas bidik mobil yang pakai roof box.

Menurut PP No. 55 Tahun 2012, menjelaskan bahwa modifikasi kendaraan bermotor adalah perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan kemampuan daya angkut kendaraan bermotor.

“Modifikasi boleh, tapi pastinya tidak mengganggu keselamatan lalu lintas dan membuat kondisi jalan raya menjadi tidak kondusif. Kendaraan yang di luar kriteria seperti itu nantinya bisa ditindak. Apalagi yang sampai mengubah bentuk, sangat tidak dianjurkan,” kata AKBP Warsinem, Kepala Sub Direktorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Tidak sekadar modifikasi ekstrem, penindakan rupanya juga menyentuh para pengguna aksesoris tambahan macam roof box. Di beberapa daerah, permasalahan mobil menggunakan roof box bahkan sudah dikenakan tindakan penilangan. Hal ini tentu mendapat reaksi keras para pelaku bisnis roof box.

“Jika ada kasus penilangan karena memasang roof box dianggap mengubah struktur kendaraan, menurut saya itu tidak adil. Memasang roof box tidak ada kaitannya dengan modifikasi karena sifatnya knock down, tidak permanen dan tidak perlu modifikasi khusus,” ujar Arief, punggawa Banteng Mas, selaku distributor roof box Thule yang berlokasi di pasar mobil Kemayoran Blok B No. 3,  Jakarta Pusat.

Nah gimanaa???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s