Kota Kota Paling Aman Di Dunia

Halo halo…afa kabar?

Gara gara liburan dan persiapan anak masuk sekolah ritme menulis jadi agak tersendat….tapii no worries…dengan kembalinya jadwal rutin mudah mudahan bisa kembali menulis dengan rutin juga..hehehe…

Dalam memilih tempat tinggal tentunya ada berbagai macam aspek yang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah faktor keamanan. Bayangkan sebuah tempat atau  bahkan sebuah kota yang nyaman dan aman untuk ditinggali, dimana kita bisa dengan santai berjalan jalan hingga larut malam tanpa harus takut di rampok atau beraktifitas di pusat keramaian tanpa harus khawatir di copet. Nah The Economist Intelligence Unit (EIU) membuat peringkat kenyamanan dan keamanan atas kota-kota besar di dunia dan menempatkan kota-kota ini dalam peringkat kota paling aman di dunia.

Faktor-faktor yang dinilai antara lain keamanan personal, stabilitas infrastruktur, kesehatan dan keamanan teknologi digital, di mana pada intinya penduduk harus merasa nyaman dengan lingkungannya, juga mudah dan aman dalam memenuhi semua kebutuhannya. Berikut adalah lima kota teratas paling aman di dunia.

destination_osaka_top

Osaka
Bersanding dengan Tokyo, kedua kota di Jepang ini adalah tempat yang menawarkan rasa damai bagi penghuninya. “Secara umum, Jepang adalah negeri yang paling aman untuk ditempati,” kata Daniel Lee, pendiri Kansai Scene, majalah lokal berbahasa Inggris, yang pindah dari Inggris, negara asalnya, sejak 17 tahun yang lalu. Penduduk di sini, kata Lee, bisa dengan tenang meninggalkan barang pribadinya di meja warung kopi, sementara mereka memesan atau meninggalkan tempat sebentar.

Osaka adalah kota bisnis yang berarti penduduknya bekerja dan pulang hingga larut malam. Perempuan yang harus bepergian sendiri di malam hari pun tidak harus merasa takut. Kereta dan stasiun tetap penuh pada malam hari, begitu ungkap Yoshie Yamamoto, warga Kyoto yang sudah bermigrasi ke Osaka sejak  25 tahun yang lalu. Penduduknya hangat dan sangat bersahabat, termasuk kepada pendatang. Ikuno Ward atau Abeno Ward adalah daerah di pusat kota di mana terdapat banyak nagaya atau rumah panjang tradisional, di sini penghuni lokal mau berbagi tempat tinggal dengan warga asing, dengan harga sangat terjangkau. Untuk yang mau tinggal agak di pinggir, bisa memilih Minoh dan Kita-Senri, dua daerah yang terhubung dengan kereka dari pusat kota Osaka.

amsterdam

Amsterdam
Ibukota Belanda ini hanya berpenduduk kurang dari satu juta jiwa dan mempunyai lingkungan yang aman. Toni Hinterstoisser, general manager at the Andaz Amsterdam Prinsengracht, mengatakan, “Saya betul-betul merasa aman tinggal di sini. ” Toni sudah tiga tahun pindah dari New York, AS. Penduduknya mempunyai semangat kebebasan, sehingga mereka seakan menjalani hidup tanpa beban, tidak mudah cemas. Polisi pun bersikap sopan tapi tetap tegas.

Wilayah-wilayah di kota bagian selatan, seperti De Pijp dan Oud-Zuid diisi oleh kalangan elit, sementara di bagian timur dan utara, seperti Noord, diisi dengan fasilitas masa kini. Kota ini punya Vondelpark, taman umum terluas se-Amsterdam dan hal menarik lainnya, kota ini dibangun di atas air, sehingga banyak rumah yang sepertinya berdiri miring.

sydney-pic-for-city-hub

Sydney
Meski sebagai kota terbesar di Australia, tapi lingkungan kotanya sangat guyub, sehingga penduduknya merasa aman. “Warga di sini saling menjaga,” kata Richard Graham, seorang penduduk asli Sydney dan pemilik perusahaan wisata My Detour. Jadi, imbuh Graham, kalau di sini ada seseorang yang tampak mencurigakan, warga akan saling memberitahu untuk mengamati orang tersebut.

Kota ini sangat memanjakan pejalan kaki. Pemerintah kotanya rela menggelontorkan dana hingga 15 juta dolar AS (Rp 200 miliar) per tahun untuk memperbaiki jalur pejalan kaki di seantero kota. “Kota juga dipenuhi banyak tempat bersantai khas kota, sehingga mendorong orang-orang untuk berjalan kaki dan mengeksplor kotanya,” ucap Victoria Moxey, pendiri pemandu turis lokal Urban Walkabout, yang asli Buenos Aires, Meksiko. Suasana itu membuat warga dan turis menjadi bagian dari lingkungan.

Karena kemana-mana mudah berjalan kaki, salah satu daerah yang dipilih para ekspatriat untuk tinggal adalah Potts Point, 3 km di sebelah timur pusat kota Sydney. Di bagian ini, lingkungannya dipenuhi gedung-gedung apartemen bergaya art deco, dilengkapi dengan aneka kafe dengan suasana serasa di New York. Daerah lain yang disukai adalah Surry Hills, yang berjarak juga 3 km ke arah selatan. Di sinilah terdapat banyak warung kopi dan restoran terbaik di kota, karena itu disukai mereka yang penggila kuliner dan desain.

Mereka yang menyukai suasana pantai, biasanya memiliki Waverly atau Bronte, tempat kesukaan para surfer yang berjarak 8 km ke arah tenggara kota. Sementara itu Rose Bay, yang berjarak 7 km ke arah timur, dipilih oleh kalangan atas, karena menyuguhkan pemandangan pelabuhan yang menarik.

Singapore-at-night_2618192b

Singapura
Sudah bukan rahasia, kalau pemerintah kota-negara di Asia ini sangat tegas menerapkan peraturan, sehingga tercipta lingkungan kota yang aman. “Di Singapura, polisi digaji dengan baik, sebagaimana pemerintah negeri ini begitu memperhatikan kesejahteraan warga negaranya, sehingga mereka mau lebih memperhatikan keamanan,” kata Rinita Vanjre Ravi, co-founder of dine-with-locals site BonAppetour yang asli Bangalore. Warga lokalnya juga ramah. “Bila kita tinggalkan tas di kursi restoran dan kita tinggal ke kasir untuk memesan makanan, tidak perlu khawatir dengan tas kita,” kata Vanjre Ravi.

Suasana politik yang stabil, walaupun banyak orang bilang, kebebasan berpendapat cukup dikekang, dan kebijakan anti rasis, bahkan mengeluarkan lelucon berbau rasis pun akan diganjar, diyakini adalah hal-hal yang membuat warga kota ini bisa hidup dengan harmonis.

Meski punya infrastruktur mumpuni yang memudahkan kemana-mana, tapi penduduknya disarankan untuk tinggal dekat kantornya.

Stockholm-Sweden-Riddarholmen-ChurchBy-Unknown

Stockholm
Ini adalah salah satu kota di dunia yang meski berada di belahan utara, tetapi tetap tersiram banyak panas matahari di saat siang, malam hari pun cahaya lampu berpendar di mana-mana. Sebab itulah ruang-ruang publiknya selalu ramai, baik siang maupun malam hari.

“Kota ini aman dan ramah anak,” kata Kat T, penulis blog asli London yang sekarang tinggal di Stockholm. Di tengah kota banyak taman bermain anak yang jauh dari lalu lintas, selain juga rimbun dan hijau. Memang, kata Kat, dibandingkan dengan London, kota ini memang tidak begitu sibuk bahkan seakan semua berjalan pelan. Walau demikian, kota ini tetap modern dan menawarkan dinamika khas urban. Tak lain, karena kota ini bisa dibilang adalah salah satu yang jadi trend setter teknologi. Anda ingat Nokia, telepon genggam yang pernah kondang di era 1990-an itu tercipta di sini.

Pusat bisnis di kota memang jadi pilihan banyak orang untuk tinggal, agar dekat dengan tempat bekerjanya. Tapi bagi mereka yang ingin mendapat nilai lebih, biasanya memilih Kungsholmen, yang berjarak 2 km ke arah barat atau Sodermalm, 3 km ke arah selatan. Daerah ini disukai oleh mereka yang menyukai gaya funky, sebab di sini terdapat banyak toko barang-barang vintage dan avant-garde galleries. Waterfront area-nya belakangan juga popular. Seperti Hammarby Sjostad yang sudah mengalami peremajaan, sehingga banyak bulevar yang didesain hijau dan nyaman dilalui dengan berjalan kaki.
(Sumber: BBC & The Economist Intelligence Unit)

Naah gimana..??? Kapan ya Indonesia punya kota yang benar benar aman???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s