Polemik Mogeh Masuk Tol

wpid-wp-1411338175746

Setelah kemarin kemarin ini heboh soal mogeh masuk tol di bogor maka dua hari belakangan ini rame kabar soal beberapa klub mogeh ajukan permohonan untuk motor 400cc ke atas bisa masuk ke jalan tol. Sebuah permohonan yang lucu yang bisa bikin tambah keki orang, ngga cuma pengendara roda dua yang lain tapi juga pengendara roda empat. Yup YHT ngga ngomongin soal kecemburuan soksi sosial bahwa harga motor tersebut harganya bisa menyamai harga sebuah mobil kelas menengah keluaran pabrikan Jepang, tapi lebih kepada soal mental pemiliknya.

Ya hal yang menjadi sorotan kepada pemilik mogeh mogeh ini adalah sikap (attitude) nya yang berkesan arogan di jalan raya (saat turing). Beberapa terstimoni yang muncul di media massa maupun media sosial adalah mereka itu penguasa jalanan, tidak mau kalah, bahkan terkadang menunjukkan sifat anarkis seperti menggebrak mobil orang yang dianggap menganggu jalan mereka (kebenarannya masih dipertanyakan). Ada pula yang saat turing menabrak/menyerempet orang hingga luka parah. Harga motor mahal, motornya gede tapi mentalnya masih belum cukup matang sebagai pemilik motor mahal (horang kaya).

Hal lain yang menjadi sorotan adalah bagaimana banyaknya mogeh mogeh yang beredar adalah mogeh bodong alias tidak resmi, tidak bayar pajak, gretongan…. Lah kok gitu? bukannya sudah banyak diler diler resmi mogeh? Entahlah hanya Tuhan dan pemilik mogeh bodong itu yang tau (udah kayak sopir bajaj ajah). Sebetulnya sudah pernah ada kebijakan pemutihan untuk pengurusan surat surat resmi namun karena pajaknya masih dianggap mahal oleh para pemilik tersebut maka akhirnya ngga diurus…. Hayah, kok gini? punya duit baut buat beli mogeh tapi ga punya duit untuk bayar pajaknya? Gimana tho…. Harga motor mahal, motornya gede tapi mentalnya masih belum cukup matang sebagai pemilik motor mahal (horang kaya).

155441_bogor1

Last but not least… mau minta kemudahan masuk akses tol? Come on….dengan alasan mesin panas dan bobot berat? Lha ya itu resikonya naik mogeh….kalo ngga mau ngalamin yang seperti itu naik mocil ajah… Beli mogeh adalah pilhan anda, roda dua tidak boleh masuk tol adalah peraturan yang ada, kaki panas kena mesin dan badan pegel nahan beban motor gara gara macet lewat jalan biasa ya resikonyalah…. Harga motor mahal, motornya gede tapi mentalnya masih belum cukup matang sebagai pemilik motor mahal (horang kaya).

Yaaah walaupun masih ada mental pengendara mocil yang ngaco juga tapi justru pengendara mogeh yang status strata sosialnya diatas rata rata harusnya memberi contoh bagaimana menjadi pengendara roda dua yang baik dan benar…. Toh pemilik mogeh sudah dimanjakan saat parkir di mall mall..bener nggaaa…hayooo…. dibanding mocil yang parkirnya jauuuuuh dibelakang mall kan masih bisa parkir di depan dengan tulisan “khusus mogeh”, lagipula toh sudah ada tol yang roda dua bisa masuk; suramadu ke madura dan mandara di bali.

Image dari blognya om Edo Rusyanto

Image dari blognya om Edo Rusyanto

Gimanaaa?

Advertisements

6 responses to “Polemik Mogeh Masuk Tol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s