Pemenang Jakarta Urban Challenge Siap Bantu Temukan “Jalan Tikus” di Jakarta

Halo halo… afa kabar semuah?

Masih ingat akan gelaran Jakarta Urban Challenge yang beberapa waktu lalu YHT tulis? Bertujuan untuk membantu para penduduk Jakarta berjibaku dengan permasalahan klasik ibukota.

Tulisannya di situ

jkt-ucNah dari rumahku.com diberitakan bahwa pemenang tantangan tersebut telah resmi diumumkan. Bersaing dengan dua kontestan lainnya, Squee Mobile Apps berhasil menjadi pemenang pada kompetisi tersebut dan siap disebarluaskan bagi warga Jakarta. Squee merupakan aplikasi yang memberikan rute alternatif bagi para pejalan kaki dan pengendara sepeda. Aplikasi ini nantinya dapat digunakan oleh setiap pengguna ponsel berbasis Android ataupun iOS.

“Kami percaya, konsep kami untuk berjalan dan bersepeda melalui rute yang lebih singkat melewati kampung akan meningkatkan aksesbilitas, kebebasan dalam berpergian, dan menciptakan nilai sosial dalam mobilitas,” kata Arlene salah satu penggagas Squee. Konsep Squee sendiri pada dasarnya tak berbeda jauh dengan aplikasi Waze, yakni memberi informasi akan kemacetan lalu lintas, dengan solusi jalan yang lebih baik. Hanya saja, Squee memberikan rute alternatif (‘jalan tikus’) yang tak banyak diketahui orang.

Itulah mengapa Squee dianggap layak menjadi juara mengingat aplikasi ini sangat pas untuk kondisi Jakarta. Jika dibandingkan dengan pesaing lain, proyek Squee bisa diterapkan tak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota lainnya. Para penggagas Squee pun berkesempatan memperoleh hadiah USD 10.000 (Rp133 jutaan) sebagai dana yang akan membantu mereka dalam menerapkan proyeknya di Jakarta.

Dicke, co-Founder & Design Director Squee mengatakan bahwa proyek ini akan rampung pada akhir tahun 2015 dan bisa diluncurkan secara masal pada awal tahun 2016. Selain Dicke dan Arlene, ada pula Edi serta Marisa yang terlibat dalam proyek Squee Mobile Apps.

Kendati tujuannya untuk para pejalan kaki maupun pengendara sepeda, namun bukan tidak mungkin akan ada pengendara sepeda motor yang memanfaatkan aplikasi ini. “Nggak masalah, karena akan ada rute lain yang akan ditampilkan. Kalau kendala lain, kami masih belum tahu karena kami belum menjalankannya,” kata Dicke kepada Rumahku.com.

Selain Squee, ada pula Cyclish Urban System yang menciptakan “Pusat Pengendara Sepeda” terdedikasi sebagai Runner-Up dan mendapatkan USD 6.000 (sekitar Rp79 jutaan) serta Jalan Aman yang berhasil memboyong uang USD 4.000 (sekitar Rp53 jutaan) sebagai Juara 3.

Advertisements

2 responses to “Pemenang Jakarta Urban Challenge Siap Bantu Temukan “Jalan Tikus” di Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s