Motor Sport Elektrik Buatan Indonesia

Masih ingat mobil listrik nasional yang beberapa waktu lalu sempat meramaikan berita berita di Indonesia? Bahkan sampai ada mobil sport elektrik yang sudah pasti ngga diproduksi karena harganya yang amit amit mahalnya…. Nah kali ini giliran motor sport yang memiliki kesempatan untuk unjuk gigi. Disadur dari pricearea.com motor sport elektrik ini merupakan motor yang dibuat oleh orang Solo. Sasana Biwara Nugraha (35) adalah pembuatnya. Warga Banjarsari kota Solo ini menggunakan spare part motor sport yang kemudian ia modifikasi sedemikian rupa hingga membentuk motor elektrik yang menggunakan energi accu. Uniknya, Sasana membuatnya secara otodidak. Tidak ada ilmu mendasar yang mengarahkan ia membuat motor sport elektrik ini. Sasana juga bukanlah orang yang memiliki latar belakang pendidikan ilmu otomotif ataupun eketronika. Ia hanya lulusan Akuntansi yang kebetulan senang belajar secara otodidak dalam proses pembuatan dan perakitan motor.

1605moge-listrik1-bas-500x375

Motor sport elektrik ini sanggup berjalan hingga 60 km/jam dan dapat menempuh jarak maksimal hingga 100 km. jarak yang sudah cukup jauh untuk sekelas motor elektrik bukan? Tentu saja, motor ini jauh dari polusi udara maupun polusi suara. Dengan menggunakan motor ini, anda tidak perlu repot-repot lagi untuk mengisi dan antre BBM di SPBU. Hanya saja, jika baterai accu dari sepeda motor ini habis, proses pengisiannya cukup memakan waktu yang lama, yakni hingga 10 jam untuk mengisi penuh keseluruhan accu yang ada di motor ini. Sebelum membuat motor sport ini, Sasana merupakan montir panggilan yang sudah mengerjakan beberapa proyek kendaraan berenergi alternatif seperti sepeda listrik, sepeda ontel dengan mesin pemotong rumput, turbo elektrik penghemat BBM pada mobil, mesin uap mini untuk pabrik kayu dan motor elektrik ini. Motor ini menggunakan tenaga dari empat buah accu yang memiliki daya yang cukup besar. Kendala terbesar dari perakitan motor ini adalah pemasangan dari keempat accu tersebut. Perlu ruang lebih pada motor ini agar keempat accu tersebut dapat tersemat dengan rapi dan aman. Selain itu, untuk menambah daya jelajah motor ini juga bisa dilakukan dengan menambah kapasitas atau jumlah accu yang ada di motor ini. Namun lagi-lagi kendala bobot dan juga tempat menjadi isu utama. Jika accu tersebut diganti menggunakan baterai Lithium Ion pastilah akan lebih praktis dan ringkas, namun di Indonesia belum ada perusahaan yang membuat baterai dengan teknologi tersebut, sehingga bisa dipastikan harganya juga sangat mahal.

Sumber Energi Motor Sport Elektrik

Sumber Energi Motor Sport Elektrik

Untuk merakit sepeda motor elektrik ini saja, Sasana harus merogoh kocek hingga Rp 60 jutaan dan memerlukan waktu hingga 8 bulan. Harganya masih terbilang tinggi dibandingkan dengan harga motor terbaru yang beredar di berbagai dealer. Itupun masih menggunakan spare part bekas yang ia temui di bengkel-bengkel motor supaya dapat menekan harga pembuatan. Karena keterbatasan dana, Sasana masih belum menyempurnakan desain dari motor sport elektrik buatannya ini. Jadi siapa yang mau invest untuk kemajuan otomotif nasional? Motor lho ngga semuluk muluk mobil elektrik… Lagipula lumayan untuk dijadikan pencitraan buat yang mau jadi caleg atau walikota, bupati, gubernur, mentri hingga presiden….bisa jadi tunggangan politik nih…hehehehe…

Gimana?

Advertisements

One response to “Motor Sport Elektrik Buatan Indonesia

  1. Pingback: Mobil Listrik “Nasional” Akhirnya Lulus Uji Emisi dan Laik Jalan? Ya Nggalah… | yht2506·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s