5 Mitos Salah Kaprah Soal Charging Baterai Ponsel

Afa kabar semuah?

Kali ini YHT hadir dengan artikel saduran dari tabloid PULSA edisi 307 (edisi lama). Dengan makin meluasnya penggunaan ponsel di masyarakat dan sekarang smartphone,semakin intense pula penggunaannya. Baterai akan terasa lebih cepat habis dibanding ponsel biasa, solusinya powerbankpun dibawa kemana2, bagi yang mobile dengan kondaraan roda 4 pakai charger mobil, ata mencarghe seperti biasa melalui colokan listrik rumah, kantor atau cafe…hehehe. Nah semua metode pengisian ini ternyata telah menimbulkan berbagai mitos soal baterai yang sangat akrab di telinga kita….

  1. Jangan mencharge baterai semalaman

Kita semua mungkin pernah mendengar bahwa mencharge baterai smartpohone semalaman bisa berakibat hal buruk. Mungkin ada benarnya jiak ungkapan tersebut muncul 5 atau 10 tahun yang lalu. Shane Broesky, co founder Farbe Technik,perusahaan yang membuat aksesoris charger mengatakan tidak apa apa meninggalkan ponsel dalam keadaan terhubung charger di colokan listrik. Teknologi baterai smartphone telah begitu majunya sehingga ia tahu persis kapan harus berhenti mengisi daya. Dengan kata lain, tidak ada resiko “pengisian yang berlebihan” pada telepon anda yang dapat menyebabkan kerusakan pada baterai, karena ada system pengamanan yang mencegah hal itu terjadi. “Sebaliknya, hal yang perlu dikhawatirkan adalah masalah overheating” Lanjut Boresky. Jadi, jika anda akan tidur dan meninggalkan ponsel anda dalam posisi dicharge, pastikan menempatkannya di area yang relatif dingin.

  1. Biarkan baterai hingga 0% sebelum diisi kembali

Entah darimana asal mitos tersebut, namun asumsi ini masih jadi patokan beebrapa orang. Alasannya, dengan menguras baterai terlebih dahulu baterai menjadi lebih stabil, Shane Broesky menunjukkan sebaliknya bahwa kita sebaiknya menjaga perangkat kita terisi antara 50 hingga 80 persen. Dengan kata lain, anda harus mengisi baterai telepon anda sebentar sebentar sepanjang hari dan bukannya menunggu hingga baterai habis sama sekali.

  1. Pakai charger apa saja, asal bisa mengisi daya tak masalah

Semua charger sepertinya nampak sama, namun jangan salah tetap saja charger bawaan ponsel asli adalah yang terbaik. Jadi, meskipun charger anda rusak dan ada pilihan charger yang lebih murah di pasaran, anda sebaiknya tetap membeli charger yang sama dengan yang sebelumnya. Mengapa demikian? Para ahli mengatakan bahwa charger non branded tidak selalu menyertakan aspek keamanan dalam produk mereka. Ini berarti, charger tersebut juga dapat menyebabkan berbagai macamkerusakan di ponsel anda seperti kelebihan daya,kebakaran, hingga kerusakan ponsel lainnya.

  1. Tak ada gunanya mematikan ponsel?

Mematikan ponsel (power off) mungkin jarang dilakukan oleh anda dan tampaknya hal itu merupakan kegiatan yang sia sia. Meskipun kadang membuat anda tidak nyaman karena tidak dapat berkokmunikasi beberapasaat, namun para ahli malah menganjurkannya. Para ahli berpendapat bahwa mematikan telepon dapat memaksimalkan masa pakai baterai sehingga anda sebaiknya melakukannya sesekali. Jadi, tidak ebrarti bahwa anda harus selalu mematikan ponsel anda sebelum tidur, atau melakukannya setiap hari. Itu malah akan menciderai tujuan anda memiliki ponsel kan? Anda setidaknya harus mencoba benar benar mematikan telepon atau merestart perangkat anda setidaknya seminggu sekali, karena hal ini telah terbukti dapat menghemat baterai perangkat anda dari waktu ke waktu.

  1. Jangan gunakan ponsel anda saat sedang di charge

Selama anda menggunakan charger ori atau milik ponsel anda, atau menggunakan charger yang bisa dipertanggung jawabkan atau dibuat oleh perusahaan yang sama dengan pembuat ponsel anda, sah sah saja menelpon sambil ngecharge. Mitos ini mungmin berasal dari berbagai kejadian yang diakibatkan oleh penggunaan charger yang tidak sesuai. Jadi mitos ini bisa jadi benar jika anda menggunakan charger pihak ketiga dengan kualitas yang dipertanyakan. Berbagai hal buruk bisa saja terjadi: telepon yang meledak, atau lebih buruk menyetrum penggunanya.

Nah mudah mudahan dengan informasi tersebut di atas bisa melegakkan kita dalama mencharge ponsel, lebih santai sedikit. Tentunya dengan ketentuan ketentuan yang diebrlakukan oleh produsen ponsel yang kita beli. Jadi gimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s